Minggu 26 November 2006

Apakah perlu.....

Image Hosted by ImageShack.us

Seorang pria dan wanita akan menikah dan acara pernikahanya cukup megah. Semua kawan2 dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari tersebut, suatu acara yg luar biasa mengesankan. Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan mempelai pria dalam tuxedo hitam yg gagah. Setiap pasang mata yg memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh2 saling mencintai. Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya,"sayang aku baru membaca sebuah artikel di sebuah majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan" ktx sambil menyodorkan majalah tersebut."masing2 kita akan mencatat hal2 yg kurang kita sukai dari pasangan kita, kemudian kita akan membahas bagaimana merubah hal2 tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia..." suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal2 dari pasangannya yg tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal2 yg kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka bersama.

Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yg terlintas dalam benak masing2. Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya. "aku akan mulai duluan ya", kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya.banyak sekali yg di tulisnya, sekitar 3 halaman...ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yg tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa air mata suaminya mulai mengalir..." maaf apkah aku harus berhenti?" tanya sang istri. Lalu sang istri  melanjutkan membacakan semua yg terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis di atas meja dan berkata  dengan bahagia "sekarang gantian ya, engkau yg membacakan daftarmu".dengan suara perlahan suaminya berkata "aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku, aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri, engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pripribadimu yg kurasakan kurang...." sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya...ia menunduk..lalu menangis tersedu….akhirnya sang istri meminta maaf kepada suaminya itu…

Dalam hidup ini, banyak sekali kita merasa dikecewakan, depresi dan sakit hati. Sesungguhnya tidak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal2 tersebut. Hidup ini penuh dgn keindahan, kesukacitaan dan pengharapan. Harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yg buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal2 yg indah di sekeliling kita? aku percaya kita akan menjadi orang yg berbahagia jika kita mampu melihat dan bersukur untuk hal2 yg baik dan mencoba melupakan yg buruk.

Posted by Guruh Romantiko at 04:09:10 | Permanent Link | Comments (0) |
Komentar
Tulis komentar